Hongkong Edisi Ketiga

Perjalananan ke Hongkong kali ini merupakan edisi yang ketiga. Gila!. Nggak bosen apa tuh?. Tidak mudah dijawab. Faktanya kami berempat (saya, ester, wana, dan tirta) sudah ketiga kalinya ini ke Hongkong. Banyak jawaban sih, misal tidak perlu urus visa, tiket tidak semahal negara lain, diluar kawasan Asean, dan logistik (transportasi dan akomodasi) yang relatif mudah. Ditambah pula makanan yang cocok. Sebagai info saja, cukup mudah menemukan makanan Indonesia, khususnya di area Cause Way Bay.

Perjalanan edisi pertama (January 2017) banyak dihabiskan di kota dan kawasan hiburan Disney Land, edisi kedua (Juni 2018) dihabiskan disekitaran Lantau, Tun Chung, dan Ngoping island. Pada edisi kedua ini kami sempat hiking di Dragon Back trail dan Lantau Trail. Dilanjutkan dengan surfboard di pantai. Edisi ketiga (December 2022) tadinya hendak ke Macau, namun sedang ditutup karena pandemi Covid. Akhirnya explore beberapa jalur trail running di sekitaran Kowloon area, seperti Lion Rock (Eagle Nest) Trail dan yang paling terkenal Suicide Cliff. Menurut saya, Hongkong surganya untuk yang hoby hiking atau trail run. Jalur trail luar biasa banyak dan aksesible, tidak hanya peta nya (gpx dan kml) namun juga transportasi umum nya. Hampir semua jalur trail ini dapat dicapai menggunakan transportasi umum. Semua informasi tersedia dengan mudah pada website. Jika butuh guide, tinggal mencari di internet. Kemudian, bagi yang suka belanja apparel atau gear untuk outdoor activities, wah jangan ditanya. Hongkong surganya. Semua brand ada di Hongkong.
Jika diberi kesempatan ke negara ini lagi, sepertinya perlu menjajal jalur trail nya. Apalagi jika bersama beberapa kawan kawan se irama.

Tabik

Taryono Darusman

Tinggalkan komentar