Cara Mudah Memilih Mainan Anak

Setelah berkali-kali mengamati berbagai jenis mainan anak, baik dari segi bentuk, ukuran dan material (bahan dasar mainan) dan pengalaman anak saya sendiri - Si Wana sempat  ke UGD karena mainan huruf-huruf-pan terbuat dari  gabus (steorofoam), dan satu potongan yang kecil masuk ke hidungnya, terimakasih kepada dokter yang telah mengambil potongan sterofoam tersebut. Untuk memilih mainan … Lanjutkan membaca Cara Mudah Memilih Mainan Anak

Akhirnya Boneka Kesayangan Hilang

Akhir Maret 2007 saya sekeluarga jalan-jalan ke Jogjakarta, saya, istri dan Wana Tirta serta tidak lupa boneka babi kesayangan si Wana. Turun di Adisucipto langsung pesan taksi ke Hotel agar cepat istirahat. Satu jam kemudian, masih pagi sekitar jam sembilanan  kami udah jalan-jalan ke tempat jualan gudeg jogja (tempat pastinya nggak hapal, deket kraton mungkin) … Lanjutkan membaca Akhirnya Boneka Kesayangan Hilang

Temper Tantrum dan Tips Mengatasinya

Istilah temper tamtrum saya baca di Koran Tempo terbitan hari Minggu edisi 1 April 2007. Istilah tersebut ditujukan untuk anak-anak yang suka marah-marah tidak jelas, atau tiba-tiba saja ngamuk pada saat sedang asyik bermain atau jalan-jalan. Temper tantrum ini katanya biasa terjadi pada anak menjelang umur tiga tahun. Pas sudah dengan umur anak saya yang … Lanjutkan membaca Temper Tantrum dan Tips Mengatasinya

“Playgroups..,Jangan..,Playgroups..?

Sebagai ayahnya Wana, saat ini saya dalam keadaan “bingung” (kata orang sunda artinya “Moro babi meunang maung”). Kenapa bingung?. Usia si Wana saat ini menjelang 3 tahun, usia yang pas untuk masuk playgroups atau semacam preschool  menurut customer servicesnya lembaga playgroups atau preschool. Kami sendiri sudah sering bertanya dan cari informasi mengenai playgroups (sampe-sampe brosurnya … Lanjutkan membaca “Playgroups..,Jangan..,Playgroups..?

Pak, Kenapa Gunung Itu Ngikutin Kita Terus Yaa ?

Pernah dengar pertanyaan di atas?, saya pernah. Begitu mendengar pertanyaan tersebut, saya terkejut. Daripada sibuk mencari jawabannya malah saya sibuk berpikir ”kok bisa pertanyaan tersebut dilontarkan”. Pertanyaan di atas diucapkan oleh mantan pembantu saya yang berumur 19 tahun, pada saat ikut berkendara dari Bandung menuju Bogor.  Kebetulan setelah lepas Kota Cianjur kami melewati kawasan puncak … Lanjutkan membaca Pak, Kenapa Gunung Itu Ngikutin Kita Terus Yaa ?

Lain kampung, lain kebiasaan bermain

Selama satu minggu ke belakang saya melakukan perjalanan ke wilayah Aceh Jaya, Propinsi Aceh (NAD). Dari Banda Aceh ke Calang (Ibukota Aceh Jaya) kurang lebih 8 Jam dengan menggunakan kendaraan roda empat (kebetulan nyupir sendiri). Aceh Jaya adalah kabupaten yang terparah terkena dampak tsunami, karena terletak di Pantai Barat Propinsi Aceh. Perjalanannya sendiri cukup mengasyikan … Lanjutkan membaca Lain kampung, lain kebiasaan bermain

“Hiiyy Takut Ada Kecoa” (Kecoak Phobia)

Saya takut (kata ngelesnyaa, geli, malu, alergi d el el) sama kecoa. Kenapa? Saya sendiri enggak tahu, yang jelas saya takut sama kecoa. Walaupun semenjak kuliah ketakutannya sudah bisa dikendalikan lagi. Kawan saya lebih parah, sampai saat ini, sudah menikah, dia masih takut secara berlebihan sama kecoa. Maksud berlebihan disini adalah dia bisa melakukan hal-hal … Lanjutkan membaca “Hiiyy Takut Ada Kecoa” (Kecoak Phobia)

Anak Cerdas ≠ Nilai Fisika, Kimia dan Matematika 10

Dulu waktu saya kecil dan sampai sekitar SMA-an lah mungkin, masih punya pemikiran bahwa anak cerdas atau pinter adalah anak yang sering mendapat nilai matematika, fisika dan kimianya 10. Saat itu, saya menganggap bahwa anak yang berada di kelas IPA (dulu disebut juga A satu, kenapa bukan A tiga yaa?) adalah anak yang relatif lebih … Lanjutkan membaca Anak Cerdas ≠ Nilai Fisika, Kimia dan Matematika 10

Kok Jadi Tembok Yang Disalah-hin ?

Seringkah kita mendengar ucapan-ucapan seperti ini : ”Mana yang nakal?, ini yaa tembok nya nakal yaa, udah jangan nangis lagi, temboknya udah ayah pukul tuh!”. Biasanya ucapan di atas muncul pada saat Sang Anak nangis karena terbentur tembok. Terbentur entah karena lantai licin, entah karena lari-lari atau tak sengaja tersenggol orang dewasa. Ucapan tersebut sudah … Lanjutkan membaca Kok Jadi Tembok Yang Disalah-hin ?

“Ati-ati ayah, jangan lama-lama nanti Wana Kangen”

Mendengar ucapan di atas dari mulut Wana saat melepas kepergian saya tugas ke luar kota, sungguh sangat mengharukan. Semangat untuk bertugas, langsung turun ke titik 273 Kelvin, rasanya malas untuk berangkat. Apalagi mengingat akan lama bertugas keluar kota kali ini. Tapi apa mau dikata tugas tetap harus dilaksanakan. Saya pandangi wajahnya, dia tertawa.  Saya peluk  … Lanjutkan membaca “Ati-ati ayah, jangan lama-lama nanti Wana Kangen”

Anak Tahu Kalo Orang Tua Stress karena Pekerjaan

Tak sengaja kemarin membaca artikel yang berjudul ”Kids Offer Advice to Stressed-Out Parents” di http://www.livescience.com/humanbiology/070123_working_parents.html. Setelah membaca isinya terkejut juga, ternyata menurut penelitian yang dituliskan dalam artikel tersebut, anak-anak tahu kalo orang tua pulang ke rumah dalam keadaan stress karena pekerjaan dan disadari atau tidak, stress orang tua karena pekerjaan yang terbawa ke rumah akan … Lanjutkan membaca Anak Tahu Kalo Orang Tua Stress karena Pekerjaan

Boneka Kesayangan Yang Bikin Khawatir

Si Wana punya boneka kesayangan, boneka yang menyerupai binatang babi, berwarna merah muda dan berbentuk bantal (lihat gambar). Boneka ini hadiah dari kawan Sang Bunda, lupa kapan tapi mungkin pas Si Wana berumur 6 bulanan. Disebut Boneka kesayangan karena setiap saat, dimanapun, kapanpun boneka tersebut harus berada di sampingnya atau dalam pelukanya, apalagi saat-saat menjelang … Lanjutkan membaca Boneka Kesayangan Yang Bikin Khawatir