Cara Mudah Memilih Mainan Anak

Setelah berkali-kali mengamati berbagai jenis mainan anak, baik dari segi bentuk, ukuran dan material (bahan dasar mainan) dan pengalaman anak saya sendiri – Si Wana sempat  ke UGD karena mainan huruf-huruf-pan terbuat dari  gabus (steorofoam), dan satu potongan yang kecil masuk ke hidungnya, terimakasih kepada dokter yang telah mengambil potongan sterofoam tersebut. Untuk memilih mainan anak yang aman, menurut saya adalah sebagai berikut :

1. Melihat ukuran mainan tersebut, jika kecil-kecil kira-kira diamater kurang dari 5 cm jangan diberikan kepada anak yang berumur dibawah 3 tahun. karena bisa masuk mulut dan tertelan.

2. Material yang terbuat dari  karet, dan tentu memiliki diameter lebih 5 cm dapat diberikan kepada anak dibawah umur 1 tahunan, apalagi pas mau tumbuh gigi. Material yang terbuat selain dari karet cukup berbahaya diberikan kepada anak dibawah 1 atau 1,5 tahun yang masih sering memasukan mainan tersebut ke dalam mulutnya.

3. Usahakan membeli mainan yang tidak terbuat dari material logam, apalagi yang bersisi tajam atau bersudut tajam. sebaiknya membeli mainan yang terbuat dari karet, plastik lunak atau kayu yang sudah dihaluskan.

sementara itu dulu dari saya, silahkan memberi tambahan…

16 pemikiran pada “Cara Mudah Memilih Mainan Anak

  1. Terima kasih tips-nya,
    memang sih, kita harus selektip terhadap mainan anak-anak, jangan sampai membahayakan.

    @ sama-sama aahh.

  2. iya klo yang udah gede mainnya lain ya pak, kecil kita awasiin mainannya spy ga terluka, eh masuk IPDN di tendangin ama kakak kelas, aduh maaf kok aku jd OOT

    @ Kayaknya para pengelola IPDN belum menemukan cara cerdas yang manusiawi untuk membuat siswa/i-nya disiplin. Mereka masih mencontoh gaya mengajar para pengelola sirkus mbak.

  3. kadang aki dan nininya yang beliin mainan.. karena sayang cucu.. ya kadan memberi mainan yang canggih2 yang belum umurnya untuk dimainkan

    @ biasanya nenek dan kakek lebih memanjakan cucu yaa, aneh juga. jadi kadang-kadang suka enggak cocok kalo udah bicara ngasuh anak dengan mereka.

  4. Sulitnya menemukan mainan yang berguna bagi pendidikan anak, memberi ide saya untuk membuat mainan yang berguna tidak hanya bagi anak saya tapi juga bagii anak-anak lain. Malah jadi penghidupan bagi kami sekeluarga.

    Saran saya, peran serta orang tua masih tetap diperlukan dalam pemilihan mainan yang tepat bagi pendidikan anak-anak kita, masa depan bangsa kita. Jangan percaya dengan iklan-iklan bombastis, teliti sebelum membeli.

    Dan bagi para wirausahawan/wati indonesia, masih terbuka besar peluang usaha untuk memproduksi mainan anak yang berguna bagi pendidikan anak-anak kita di kemudian hari.

    Salam sukses para wirausaha, tulang punggung ekonomi nyata di Indonesia !!!

  5. saya baru punya produk baru mainan edukasi matematika yah mungkin dilihat sangat sederhana namun sudah dibuktikan anak umur 4 tahun dapat berhitung perkalian 3-4 digit dengan memakai otak kanan dengan metode kreativitas anak he he he…. bagaimana mungkin teman2 bisa mengujungi blog saya produknya pun relatif murah hanya dengan 5000 rupiah anda sudah bisa memiliki mainannya

  6. saya mahasiswa desainer produk itenas tingkat 5..saya sedang mengerjakan mainan untuk anak2 usia 6-12thn konsep yang saya ajukan adalah mainan hanoman tetapi saya tersandung masalah ergonominya….pertanyaannya seberapa besarkah tinggi dan diameter yang pantas untuk umur tersebut?

  7. Saya harus benar-benar selektif nih dalam memilih mainan buat anak saya. Terima kasih ya, artikelnya sangat membantu. Kalau boleh menambahkan, kita juga bisa memilih mainan yang membuat anak bisa bermain sekaligus belajar.

  8. banyak mainan yang disediakan toko, orang tua harus benar2 selektif dalam memilihnya. ingin mianan yang bervareasi dan banyak pilihan? cocok untuk putra-putri tersayang….kunjungi blok saya yaa…

Tinggalkan komentar